Diperkirakan ada sekitar 40 – 60 dalang wayang kulit yang ada di Sidoarjo, hampir semuanya gaya Wetanan. Sedangkan dalang Gaya Kulonan diantaranya adalah:
1. Soerono Gondo Taruno, Wedoro, yang belum lama pindah dari kota Surabaya.
2. Hardjito, Tambakrejo, Waru.
3. Dan beberapa nama lagi.
Sedangkan dalang gaya Wetanan, antara lain:
1. Agus Wiryo, Kedensari, Tanggulangin
2. Anom Surono, alumnus SMKN IX Surabaya (d/h SMKI) jurusan pedalangan, selain mendalang juga kadang menjadi pengrawit dan menyungging wayang spesialis Jawa Timuran, anak seorang dalang (Rasnawi), yang juga menyungging wayang. Tinggal di Rusun Tambak Sawah Blok D/1 Waru.
3. Bambang Sugiyo, Jogosatru, Sukodono. Mantan ketua Pepadi Komda Sidoarjo, dikenal sebagai dalang yang berani membuat terobosan.
4. Didik, Bringin, Gedang, Porong
5. Dwi, Barengkrajan, Krian
6. H. Soemadi, Gelam, Candi
7. Hasan, Sidoarjo
8. Hudiyono, Janti, Tarik
9. Iskak, Kraton, Krian
10. Maderun, Entalsewu, Buduran
11. Mulyadi, Wonoayu
12. Ngadullah, Suruh, Sukodono
13. Pringgobusono, Bluru
14. Purwanto, Siwalan Panji
15. Sardono, Kedung Wonokerto, Prambon
16. Sinarto, sebenarnya bukan spesialis dalang Wetanan, gaya Kulonan juga bisa dilakukannya. Lahir di Lamongan, 14 Juni 1963, alumnus ASKI Surakarta jurusan seni Pedalangan, dan magister Untag Surabaya. Aktif di organisasi Paripuja (ringgit purwa), menjabat Kepala Seksi Pengembangan Kesenian Sekolah UPT Dikbangkes Disdik Jatim. Ayahnya juga seorang dalang, Ki Tarub Astrodiharjo (alm), di Lamongan, Sinarto menjabat ketua Paguyuban Dalang Wetan (Padatan), dan ketua Pepadi Komda Jawa timur. Pernah mendalang sampai ke Perancis dan Australia, berkolaborasi dengan seniman setempat. Sinarto tidak mau terikat dengan pakem yang ketat, banyak membuat lakon carangan, seperti Kontemplasi, Amartagid, Astina Undercover, Ada Apa dengan Sinta. Sinarto berupaya mewariskan tradisi mendalang kepada dua anaknya yang masih remaja. Aji Sudarsono dan Satwiko Aji Sembodo (dalang bocah terbaik Jatim tahun 2010). Tinggal di Taman, Sepanjang.
17. Soebiyantoro, Bluru
18. Soemadi, Gelam, Candi
19. Soeparno. Lahir 5 Mei 1953 di desa Waung, Krembung, kini menetap di Desa Wanamlathi, RT 07, RW 04, di kecamatan yang sama. Turunan dalang dari kakek buyutnya, menekuni wayang Jawa Timuran, belajar dari Ki Suwoto (1972-1980), selain mendalang juga mahir manjak (pemain gamelan) atau pengrawit sebagai penabuh gender. Istrinya, Lilik Suwarningsih, waranggana asal desa setempat, keturunan pengendang handal, Niti Suwarto. Bapak dua anak yang tak mengikuti jejak orangtuanya ini juga memiliki grup campursari Kridha Laras, dengan seperangkat gamelan pelog slendro serta sound system. Kontak: 031 8851737.
20. Soleh, Kebonsari, Candi
21. Suhud, Reno Kenongo, Porong
22. Supriyadi, Waru
23. Surono, Anggaswangi, Sukodono
24. Surwedi, Balung Pringgondani, Balungbendo
25. Suyono, Janti, Tarik
26. Suyono, Kedensari, Tanggulangin
27. Thoyib Gondocarito, Junwangi, Krian
28. Warno, Gelam, Candi
29. Yohan Susilo, Kerek, Krembung
30. Yulianto, Sidoarjo
Sementara itu, satu-satunya dalang Wayang Potehi adalah:
Ki Subur, nama aslinya Sugiyo Waluyo (lahir pada 17 Mei 1962) dekat kelenteng. Ini membuatnya akrab dengan pergelaran wayang potehi alias ‘wayang titi’ (sebutan khas masyarakat awam), menjadi dalang potehi pada 1994 (tahun 1970-an sudah ikut-ikutan pemain dewasa).
4. Sinden
Tidak banyak sinden di Sidoarjo, khususnya sinden wayang. Namun pernah ada masanya, Sidoarjo memiliki beberapa nama sinden yang terkenal, seperti: Anik Suparsi (Bluru), Listyaning (Taman), Endahini (Taman), dan yang masih eksis adalah Proborini (Anggaswangi, Sukodono). Pertumbuhan sinden sangat lambat lantaran tidak ada kaderisasi, juga tidak ada semacam pendidikan nonformal sinden sebagaimana ada di kota lain.
1. Anik Suparsi. Lahir 19 Desember 1960, tinggal di Bluru Permai Blok O-1. Sering mengikuti dalang Ki Suleman, Ki Bambang Sugiyo, Ki Suwoto, Ki Suwondo, dll. Menguasai sindenan Jawa Timuran dan Jawa Tengahan.
2. Noerhayati. Tinggal di Kampung Seni Pondok Mutiara, selain sinden juga dikenal sebagai penyanyi keroncong. Pernah rekaman komersial dua album keroncong populer dan religi Kristiani.
3. Proborini. Alumnus SMKN IX Surabaya, tinggal di Anggaswangi, Sukodono.
(sumber: Buku Potensi Kesenian Sidoarjo)
salam..
saya puji, dari ITS surabaya.
begini, kami berniat menjalankan program karya tulis kami yaitu tentang pelatihan dalang bagi siswa SD di daerah Keputih, Sukolilo Surabaya.
dan saya bingung mencari sanggar dalang/wayng di surabaya.
mohon dibantu dimana saya bisa menghubungi sanggar dalang di surabaya???????
terima kasih..
mohon ditanggapi segera….
Anda bisa datang ke sekretariat Pepadi Jawa Timur, Taman Budaya Jatim, Jalan Gentengkali 85 Surabaya, telp 5342128
Salam kenal, saya Dyah. Apakah Anda mempunyai informasi dimana saya bisa belajar gamelan di Sidoarjo, yang dekat di daerah saya tinggal, Gedangan. Saya baru saja pindah ke Sidoarjo dan tidak begitu mengenal daerah ini. Terima kasih sebelumnya.
aslm wr wb…
nama saya Suprayitno saya kepingin sekali belajar dalang tapi ndak tahu tempatnya..// saya skrg tinggal di sidoarjo mohon petunjuknya enngeh tempat terdekat yg bisa di pake kursus pedalangan… matur suwun wassalam wr wb